ABOUT HELVY TIANA ROSA Helvy Tiana Rosa was born in Medan, April 2nd, 1970. She has been writing poetry and short stories since 1979. She has written more than 40 books. Her short stories have been translated into English, Arabic, French, Germany, Japanese, Swedish, etc. Her story, Jaring-Jaring Merah (The Red Net) has been chosen as one of the best short stories in the decade of 1990-2000 by Horison Magazine, a prestigious literary magazine in Indonesia. After completed her bachelor and master's degree in literature from University of Indonesia (UI), Helvy has been teaching literature at Dept. of Indonesian Language & Literary at State University of Jakarta (UNJ). She is also an expert member of Majelis Sastra Asia Tenggara (the Southeast Asia Board of Literature) and a Chief Executive Officer at Lingkar Pena Publishing House. Helvy often represents Indonesia in literary events, both at home and abroad. In 1991-2001, Helvy worked as a managing editor and then Editor in Chief of Annida Magazine--a famous Islamic teen magazine in Indonesia. In 1990-2003, she founded Teater Bening, an all-female Islamic teatre Group in Indonesia. Helvy is the founding member of Forum Lingkar Pena (FLP) a writers group established in 1997. FLP now has more than 6,000 members and until 2006 has published more than 600 book titles together with more than 40 publishers. FLP has branches in more than 125 cities across Indonesia and abroad. In 2003-2006 Helvy was a member of the Literary Committee at Dewan Kesenian Jakarta (The Jakarta Arts Council). Now she is living in Depok, Jawa Barat, Indonesia with her husband Tomi Satryatomo, a journalist, and their lovely children: Abdurahman Faiz (12), a young poet, and Nadya Paramitha (1). Her new book, Bukavu (Lingkar Pena Publishing House) launched on Mei 2008. Honors and Awards: 2008: Indonesian Inspiring Woman by Tabloid Wanita Indonesia 2007: Indonesian Woman Icon by Gatra magazine 2007: Nominee in Indonesian Distinguished Award, in Arts & Culture, from XL 2006: Islamic Book Fair Award as Book Distinguished Person from IKAPI (The Association of Indonesian Publisher) 2006: Eramuslim Award as Literary Distinguished Person 2006: Distiguished Indonesian Islamic Woman by Alia magazine 2004: Award for Distinguished Indonesian Woman by Tabloid Nova and the Ministry for Women Empowerment 2004: Ummi Award, from Ummi Magazine 2002: Lelaki Kabut dan Boneka (Dolls and The Man of Mist) was judged as the best short story collection and won Pena Award 2000: One of Ten Prominent Indonesian Women Figures by Amanah Magazine 2000: 'Jaring-jaring Merah' (the Red Nets) was selected as one of the best short stories in a decade by literary magazine: Horison 1992: "Fisabilillah" won 3rd place in Iqra National Poetry Contest, judged by HB Jassin, Sutardji Calzoum Bachri, and Hamid Jabbar -etc --- Helvy Tiana Rosa NB: Para pembaca karya-karya Helvy, silakan bergabung di Klub Helvy
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kamu Cantik! Saya cantik nggak sih? Dulu saya pasti akan bilang: saya tidak cantik, saya mungkin bukan perempuan yang akan dilirik pria manapun. Secara fisik...kulit saya terlalu sawo matang kalau tidak bisa dibilang hitam,... more |
Pentas Monolog dari Cerpen HelvyMonolog "Pertemuan di Taman Hening" oleh Edi Sutarto. Silakan lihat liputan dan fotonya, juga monolog dari Asma nadia.
![]() Surprise dari Para Mahasiswa (Episode Milad ke 38, bagian I)Sejak awal kuliah para mahasiswa ini sudah berlaku tak seperti biasanya. Biasanya kalau saya menerangkan mereka betul-betul serius mendengarkan. Tapi kemarin, 2 April 2008, ada saja yang mereka lakukan. Batuk-batuk, ngobrol, berulangkali ke kamar... more
![]() Istana Kedua (Penerbit Gramedia, 2007)Menurut saya, Istana Kedua adalah novel terbaik Asma Nadia hingga saat ini. Awalnya novel ini merupakan tulisan bersambung di Majalah Ummi, namun ketika diterbitkan dalam bentuk buku, pengarangnya melakukan banyak revisi hingga novel ini terasa... more
![]() One Gigabyte of Love (Sudah beredar di toko-toko buku!).Inilah buku menarik tentang cinta yang bertebaran dan meloncat-loncat di dalam diri dan sekitar kita. Ditulis secara unik dengan 53 gaya oleh 53 blogger Indonesia pengguna multiply.com. Senyum, tawa, tangis, guncangan, keindahan menyatu dalam buku... more
![]() Cumi Goreng Cabe KeringPertama kali makan masakan ini di rumah makan Trisna, di samping Taman Ismail Marzuki. Menu ini adalah menu favorit teman-teman di Komite Sastra Dewan Kesenian Jakarta. Masakannya sih sederhana. Tapi mereka nggak mau ngasih tahu saya resepnya ;). ... more
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
























Saya cantik nggak sih? Dulu saya pasti akan bilang: saya tidak cantik, saya mungkin bukan perempuan yang akan dilirik pria manapun. Secara fisik...kulit saya terlalu sawo matang kalau tidak bisa dibilang hitam,... 


