Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
Blog EntryJun 19, '05 1:41 PM
for everyone

Saya suka sekali mengatakan ini: menulis itu sama dengan bermain kungfu! Lho, apa hubungannya? Ya, kita tak akan pernah bisa bermain kungfu bila hanya menontonnya di bioskop dan televisi. Ibaratnya sampai botak sariawan kita pelototi Jet Li setiap hari, kita nggak akan bisa kungfu juga, apalagi sampai taraf mahir. Lalu bagaimana caranya? Tentu saja kita harus latihan kungfu dan agar mahir, kita harus berlatih sungguh-sungguh. Contoh yang lain, bisakah anda menjadi perenang andal tanpa pernah menyemplungkan diri hingga basah? Tentu tidak, begitu pula dengan menulis. Untuk bisa menjadi penulis, syarat utama tentu Anda harus menulis!

Banyak orang berkata: “Saya ingin jadi penulis! Sumpah!” Tetapi mereka malas membaca, malas untuk mulai menulis. Sampai kapan pun mereka tak akan jadi penulis. Padahal menulis adalah salah satu bentuk komunikasi dan refleksi kecendekiaan seseorang yang dibutuhkan dalam perkembangan orang itu sendiri dan masyarakatnya. Menurut James Peannebaker, menulis bisa menjadi terapi diri atau bahasa awamnya: menghilangkan stress! Dan menurut Abdurahman Faiz, menulis bisa membuatmu menolong orang lain!

Lantas adakah kiat praktis untuk menjadi penulis? Tentu saja ada!

1: Suka membaca

Membaca dan menulis mempunyai kaitan yang erat sekali. Untuk bisa menulis dibutuhkan wawasan yang memadai. Wawasan kita akan berkembang terutama bila kita banyak membaca. Muhammad Iqbal pernah menganjurkan kepada pemuda-pemudi Pakistan, agar dalam seminggu minimal mereka membaca lima buku. Bukan hanya membaca buku yang mereka minati atau sesuai dengan bidang yang mereka tekuni, tetapi juga membaca buku lain--- di luar minat dan bidang mereka. Ini belum termasuk koran dan majalah lho! Tak ada ruginya pula menyempatkan waktu membaca karya para pengarang ternama serta mempelajari apa kelebihan buku ciptaan mereka.

O ya, membaca yang saya maksud di sini juga berarti membaca apa saja, bukan terbatas pada buku. Bacalah diri, lingkungan, masyarakat, semesta, ini akan sangat membantu anda menjadi penulis yang peka.

2: Mencintai bahasa

Kita tak akan bisa lepas dari bahasa sepanjang hari, selama hidup kita. Bukan itu saja, kerap kali kadar intelektual seseorang diukur pula dari cara ia menggunakan bahasa. Jadi mengapa kita tak mencoba untuk senantiasa mengembangkan kemampuan berbahasa yang baik? Bahkan tahukah anda, ternyata menyenangkan juga membuka-buka KUBI (kamus Umum Bahasa Indonesia). Di sana masih banyak kata yang jarang digunakan, padahal cukup indah dan bisa kita pakai untuk tulisan kita.

3: Menulis catatan harian

Mempunyai catatan harian dan menuliskan apa yang kita pikirkan, kita rasakan atau kita alami setiap hari di dalamnya menjadi latihan yang efektif bagi mereka yang ingin menjadi penulis. Bukan itu saja, siapa tahu kelak anda menjadi orang terkenal dan catatan harian anda dibukukan seperti Anne Frank! Sekarang bahkan anda bisa menulis catatan harian anda di blog, multiply, dan website pribadi anda. Mengapa tak memulainya?

4: Korespondensi

Sama dengan catatan harian, korespondensi juga menjadi latihan yang baik dan efektif. Kita akan terbiasa bercerita atau menuliskan gagasan yang mungkin akan didukung atau dibantah oleh ‘sahabat pena’ kita. Mau tidak mau hal tersebut membuat kita terpacu untuk lebih meningkatkan wawasan agar nyambung dengannya. Nah kalau merasa menulis surat via pos sekarang sudah tidak masanya, kita tetap bisa mengembangkan korespondensi ini melalui surat elektronik (e-mail). O ya, satu hal. Dulu saya selalu bertanya-tanya, mengapa Kartini begitu berarti bagi negeri ini, hingga hari kelahirannya diperingati setiap 21 April? Apa yang membuat dia lebih istimewa dari Dewi Sartika, Cut Nyak Dhien, Cut Meutia, Rasuna Said atau Christina Martha Tiahahu? Apakah karena peran Kartini bagi pendidikan dan kebangkitan perempuan Indonesia? Saya kok ragu. Nama-nama yang saya sebut barusan juga tak kalah hebat. Lalu apa dong sebabnya? Baru kemudian saya tahu: salah satunya pasti karena Kartini menuliskan pikiran dan perjuangannya! Sedang pahlawan perempuan yang saya kagumi dan sebut namanya tadi, tidak. Meski hanya bermaksud korespondensi, akhirnya surat-surat Kartini bisa terbit dalam bentuk buku...

5: Latihan deskripsi dan imajinasi

Cobalah deskripsikan kamar Anda secara detil melalui tulisan. Mudahkah? Latihlah terus kemahiran itu dengan mencoba “melukiskan” ruangan, alam terbuka, orang, benda-benda sekitar dan lain sebagainya. Lalu kembangkan imajinasi Anda. Saat di pagi hari anda melihat seorang nenek tua menatap anda dari balik jendela rumahnya, anda bisa mulai bertanya-tanya dan menerka banyak kemungkinan. Siapa dia? Apa yang dia inginkan dari anda? Bahagiakah hidupnya? Apa ia punya rahasia masa lalu yang tragis? Kalau anda tulis, pertanyaan-pertanyaan itu akan menjelma jalinan cerpen atau novel deh!

6: Hobi meneliti dan berdiskusi

Menulis bukan melulu persoalan ketrampilan berbahasa. Tulisan bisa menjadi lebih berkualitas dengan penelitian. Penelitian sering membuat tulisan kita lebih ‘kaya,’ unik dan cerdas. Begitu pula dengan diskusi. Seringkali kita temukan hal-hal baru usai kita berdiskusi dengan seseorang. Kita pun bisa berlatih untuk mencoba menuliskan kembali apa saja yang kita diskusikan dengan teman kita, misalnya. Dan tiba-tiba, seperti habis membaca banyak buku, kita akan merasa semakin ‘kaya.’

7. Publikasikan karya Anda!

Banyak orang merasa malu dan ragu mempublikasikan karya mereka di media massa dengan alasan baru pemula atau takut karyanya dikritik sebagai karya yang tak bermutu. Akhirnya karya-karya tersebut hanya ditumpuk dalam laci atau disimpan dalam folder entah sampai kapan. Cobalah untuk lebih pede mengirimkannya, tapi tetap dengan mental yang siap bila karya itu tak dimuat. Kadang kita selalu merasa karya yang kita tulis itu buruk, amit-amit lah pokoknya. Tapi bisa jadi pembaca justru merasa sebaliknya. Boleh juga kita minta beberapa teman dekat yang senang mengapresiasi untuk membaca karya tersebut sebelum kita kirimkan--- kalau memang belum terlalu pede untuk langsung mengirimkan setelah kita menuliskannya. Nah agar bisa cepat menerbitkan buku, salah satu caranya adalah dengan meminta semacam kata pengantar dari penulis atau pengamat sastra terkemuka, misalnya. Atau paling tidak meminta semacam endorsmen (komentar di belakang buku). Penerbit yang kita tuju pun menjadi lebih yakin pada kita...

Demikian beberapa kiat yang perlu kita coba untuk bisa menjadi penulis yang baik. Tak perlu terlalu resah dengan kata ‘bakat’. Bila anda merasa tak berbakat, anda tetap bisa menjadi penulis hebat, asal punya tekad dan terus latihan. Mochtar Lubis bilang, hanya diperlukan 10% bakat dan 90 % tekad serta latihan untuk menjadi penulis yang sukses. Jadi, selamat menulis ya!


(Helvy Tiana Rosa)


124 CommentsChronological   Reverse   Threaded
uyuni wrote on Jun 19, '05
doeeeh mba' helvykoe tayank... tengkyuuuh kiat praktis menulisnya at least menjadi spirit buat makin "pede" nulis di multiply ;) heheee...
imazahra wrote on Jun 19, '05, edited on Jun 19, '05
Lagi-lagi Bunda menjadi dosen yang menyemangati kita-kita di MP neh :-) Syukran banget Mba ^-^
herwina wrote on Jun 19, '05, edited on Jun 19, '05
Thanks ilmunya Mba (serasa sudah duduk UI, kelasnya Bu Helvy, Alhamdulillah...).
.
sellyna wrote on Jun 19, '05
herwina said
(serasa sudah duduk UI, kelasnya Bu Helvy, Alhamdulillah...).
Serasa di kelas online juga..he..he..hee
Trims tulisannya Mbak Helvy....
bambangpriantono wrote on Jun 19, '05
Buntje...terima kasih ya buat ilmu kungfunya...besok jurus apa lagi yang buntje ajarkan? ;)
helvytr wrote on Jun 19, '05, edited on Jun 19, '05
uyuni said
doeeeh mba' helvykoe tayank... tengkyuuuh kiat praktis menulisnya at least menjadi spirit buat makin "pede" nulis di multiply ;) heheee...
Yuyunkoe tayank...makin ditunggu deh tulisanmu ya ;)). Tetap pede! ;)
helvytr wrote on Jun 19, '05
Lagi-lagi Bunda menjadi dosen yang menyemangati kita-kita di MP neh :-) Syukran banget Mba ^-^

Sama-sama Ima...tetap semangat menulis ya! ;)
helvytr wrote on Jun 19, '05
herwina said
Thanks ilmunya Mba (serasa sudah duduk UI, kelasnya Bu Helvy, Alhamdulillah...).

Sama-sama dek. Dulu memang saya kuliah di UI, tapi sekarang mengajarnya di UNJ (dulu IKIP) ;))
helvytr wrote on Jun 19, '05
sellyna said
Serasa di kelas online juga..he..he..hee
Trims tulisannya Mbak Helvy....

Oke Seli...selalu ditunggu karya-karyamu! ;))
helvytr wrote on Jun 19, '05
Buntje...terima kasih ya buat ilmu kungfunya...besok jurus apa lagi yang buntje ajarkan? ;)

Hmmmm jurus apa ya? ;p

*mikir*
imazahra wrote on Jun 19, '05
helvytr said

Hmmmm jurus apa ya? ;p

*mikir*
He he he ^-^ Nah lho :-P
helvytr wrote on Jun 19, '05

Aaaa...akhirnya tahu dek. Jurus abadiku: Jurus mencinta! ;))
imazahra wrote on Jun 19, '05
helvytr said
Jurus mencinta! ;))
Siiiiiiip!
Manusia juga turun ke bumi karena cinta Tuhan ya :-)
Comment deleted at the request of the author.
femmy wrote on Jun 19, '05, edited on Jun 19, '05
> Banyak orang berkata: “Saya ingin jadi penulis! Sumpah!” Tetapi mereka
> malas membaca, malas untuk mulai menulis. Sampai kapan pun mereka tak
> akan jadi penulis.

Hehehe... kesindir deh. Dulu aku keukeuh merasa sudah jadi penulis meskipun belon nerbitin apa-apa, karena dulu aku seneng nulis, sering nulis. Pokoknya, penulis itu orang yang menulis! Sekarang... bukuku yang terbit hampir dua, tapi malah ngga merasa jadi penulis, abis nulisnya udah jarang... Jadi bingung, aku ini penulis apa bukan... :-p
herwina wrote on Jun 19, '05
helvytr said

Sama-sama dek. Dulu memang saya kuliah di UI, tapi sekarang mengajarnya di UNJ (dulu IKIP) ;))
Yaa, salah (malu)...eh iya serasa kuliah di UNJ he he
Perlu mengumpulkann tugas ya Bu?
Kalau ngumpulin tugas menulis online, nanti diperiksa dong ya Bu? dicorat coret agar menjadi lebih baik?
Ada jadwal khusus pengumpulan tugaskah Bu?
dywan wrote on Jun 19, '05
makasih, mbak Helvy... atas kiat2nya...
myshant wrote on Jun 19, '05
kiat praktis ini jadi salah satu mata kuliah ya mba' ? hehehe ...
makasih banget lho, jadi tambah semangat untuk tetap rajin membaca dan mencoba menulis.
helvytr wrote on Jun 19, '05
femmy said
Hehehe... kesindir deh. Dulu aku keukeuh merasa sudah jadi penulis meskipun belon nerbitin apa-apa, karena dulu aku seneng nulis, sering nulis. Pokoknya, penulis itu orang yang menulis! Sekarang... bukuku yang terbit hampir dua, tapi malah ngga merasa jadi penulis, abis nulisnya udah jarang... Jadi bingung, aku ini penulis apa bukan... :-p
Femmy sayang, dikau itu penulis dong! ;)
Saling menunggu buku terbit lagi ya...;)) Sukses dah! ;)
helvytr wrote on Jun 19, '05
herwina said
Perlu mengumpulkann tugas ya Bu?
Kalau ngumpulin tugas menulis online, nanti diperiksa dong ya Bu? dicorat coret agar menjadi lebih baik?
Ada jadwal khusus pengumpulan tugaskah Bu?

Boleh kirim tugas di MP masing-masing ;)). Tapi khusus Henny, tunggu tesisnya kelar dulu juga nggak apa he he he :)
helvytr wrote on Jun 19, '05
dywan said
makasih, mbak Helvy... atas kiat2nya...

Sama-sama Ded. Moga bermanfaat ya...
helvytr wrote on Jun 19, '05
myshant said
kiat praktis ini jadi salah satu mata kuliah ya mba' ? hehehe ...
makasih banget lho, jadi tambah semangat untuk tetap rajin membaca dan mencoba menulis.

Tidak sih. Ini cuma gumaman saja ;)
Tetap semangat menulis! Kamu bisa! ;))
tianarief wrote on Jun 19, '05
helvytr said
dalam seminggu minimal mereka membaca lima buku
nah, ini kekuranganku. aku jarang sekali membaca (buku). padahal, aku ingin juga jadi penulis fiksi lho, mbak helvy. :D ok, saya mulai dari latihan deskripsi deh.
helvytr wrote on Jun 19, '05

Jangan merendah gitu dong, Mas Tian...
yang baca minimal 5 buku kan Iqbal...saya aja paling 3 buku ;)). Tapi nggak ada salahnya nyontoh Iqbal ya...

Banyak kok wartawan yang juga sastrawan. Malah langkahnya kayaknya mudah banget ya :))
nadnuts wrote on Jun 19, '05
helvytr said
dalam seminggu minimal mereka membaca lima buku
wah, satu aja udah syukur Mbak...
soalnya bacanya pas on the way ke ktr (itu kalo gak ketiduran...hehehe)
atau malem2 pas babyhana dah bobo (soalnya kalo gak dia mo ikut baca juga)
atau...hehehe...maaf...di kamar mandi...oops...
herwina wrote on Jun 19, '05
helvytr said

Boleh kirim tugas di MP masing-masing ;)). Tapi khusus Henny, tunggu tesisnya kelar dulu juga nggak apa he he he :)
Terimakasih Bu...
Kalau diingatin thesis, tiba tiba menjadi pilu gimana..gitu he he
Arigatou banget...deh, someday mau diperiksain, senang...
mmmuah...
mochusni wrote on Jun 19, '05
Mba Helvy, makasih banyak jurus-jurusnya. Simple dan mengena sekali. Satu yg mungkin perlu disinggung dan diulas lagi, mba. Yaitu ttg "self censorship". Tiap kali mencoba nulis, saya pribadi kadang suka mandeg krn terlalu memikirkan "kira2 org lain suka atau tidak, ya?". Ada trik utk mengatasinya, mba?
siasetia wrote on Jun 19, '05
tarengkyu bunda...ya kadang klo tidak di depan media tulis/kompi misalkan lagi nyuci,nyapu,atau olah raga de el el.....cerita itu banyak, tp pas di depan kompi atau media tulis.....eh bingung mulai dari mana yah.....selalu bilang ga mood, tp klo da bisa nulis prakatanya, kesananya insya Allah lancar....dan klo dibaca ulang...lumayan bagus juga (muji dewek).....tp belum bisa disamakan dengan FLP neh.....
ezyra2 wrote on Jun 19, '05
syukron yah bunda atas kiat2nya...
duluuu sekali aku seneng nulis buku harian, tapi setelah buku harianku ada yang baca, aku jadi males lagi utk menulis... tapi sekarang??...mm kayaknya pengen nulis2 lagi deh, yah.. walaupun mungkin tulisan saya yang ngerti yah... saya sendiri...he..he...
jonru wrote on Jun 20, '05
Wah.. jarang2nya mbak helvy menularkan ilmunya lewat internet. Biasanya lewat jalur darat. Hehehe...
Thanks mbak atas ilmunya, moga bermanfaat bagi kita semua :)
kunyik wrote on Jun 20, '05
Baca postingannya Mbak Helvy, saya jadi tertarik untuk menulis...
Selama ini ingin sekali... Cuma bingung mau mulai dari mana...
Mungkin emang bener ya... kita start dari MP...
Aku mau sering2 deh... nulis di MP... Thanks lo mbak...
iprillia wrote on Jun 20, '05
Mbak Helvy, ayo buka kelas online. Bitte!
lelakibiasa wrote on Jun 20, '05
Assalamualaikum wr wb
sebelumnya perkenalkan saya orang baru di sini :)
dan ingin berkenalan dengan bunda dan semua sahabat2 bunda

terima kasih yah bunda atas kiat praktisnya menjadi penulis, semoga bisa memacu saya :)
oh ya bunda jadi nggak ke samarinda tanggal 25-27 Juni ini ?
agungks wrote on Jun 20, '05
Terima kasih Bunda, saya jadi tau kelemahan saya selama ini yaitu kurang latihan deskripsi dan imajinasi
binimam wrote on Jun 20, '05
TOP bangget deh tulisannya .....jadi semangat nih mo jadi penulis..., point 1, ok memang seneng, point 2 dst perlu banyak belajar...Jazakillah ummi faiz
helvytr wrote on Jun 20, '05, edited on Jun 20, '05
nadnuts said
wah, satu aja udah syukur Mbak...
soalnya bacanya pas on the way ke ktr (itu kalo gak ketiduran...hehehe)
atau malem2 pas babyhana dah bobo (soalnya kalo gak dia mo ikut baca juga)
atau...hehehe...maaf...di kamar mandi...oops...
Alhamdulillah ya bisa menyempatkan baca buku baru dalam seminggu. baby Hana juga gitu kan (jangan-jangan banyakan doi yang minta dibacain buku ;))
helvytr wrote on Jun 20, '05
herwina said
Terimakasih Bu...
Kalau diingatin thesis, tiba tiba menjadi pilu gimana..gitu he he
Arigatou banget...deh, someday mau diperiksain, senang...
mmmuah...

Mmmuah dulu ;))
Dilarang pilu kalau diingatkan tesis...tapi harus jadi lebih semangat ya! ;))
Arigato kembali ;))
helvytr wrote on Jun 20, '05
Mba Helvy, makasih banyak jurus-jurusnya. Simple dan mengena sekali. Satu yg mungkin perlu disinggung dan diulas lagi, mba. Yaitu ttg "self censorship". Tiap kali mencoba nulis, saya pribadi kadang suka mandeg krn terlalu memikirkan "kira2 org lain suka atau tidak, ya?". Ada trik utk mengatasinya, mba?

Yang penting kita tulis dulu aja dek, sesuatu yang mendesak-desak nurani itu. Semoga bisa memberi cahaya meski setitik. Masalah orang lain tidak suka atau suka, akan selalu ada. Yang penting pastikan kita menulis sesuatu yang mencerahkan ya..., simple lagi kan? ;). Semoga membantu ;)
helvytr wrote on Jun 20, '05, edited on Jun 20, '05
arengkyu bunda...ya kadang klo tidak di depan media tulis/kompi misalkan lagi nyuci,nyapu,atau olah raga de el el.....cerita itu banyak, tp pas di depan kompi atau media tulis.....eh bingung mulai dari mana yah.....selalu bilang ga mood, tp klo da bisa nulis prakatanya, kesananya insya Allah lancar....dan klo dibaca ulang...lumayan bagus juga (muji dewek).....tp belum bisa disamakan dengan FLP neh
Beginning is difficult..., itu juga kata Hemmingway...
Coba punya buku kecil tempat menulis ide, jadi idenya nggak hilang. Dan supaya bisa step by step serta fokus, buat aja dulu kerangka karanagn ;). Semoga membantu ya....
nadnuts wrote on Jun 20, '05
helvytr said
jangan-jangan banyakan doi yang minta dibacain buku
tul Mbak...
dah gitu dia bosenan jd harus pinter2 muter rute buku atau hunting buku yg keras dan murmer...
:D mudah2an bisa kayak faiz ya suka baca...
Amin.
helvytr wrote on Jun 20, '05
ezyra2 said
syukron yah bunda atas kiat2nya...
duluuu sekali aku seneng nulis buku harian, tapi setelah buku harianku ada yang baca, aku jadi males lagi utk menulis... tapi sekarang??...mm kayaknya pengen nulis2 lagi deh, yah.. walaupun mungkin tulisan saya yang ngerti yah... saya sendiri...he..he...

Sekarang malah zamannya buku harian OL kayak MP...yang bisa dibaca orang sedunia ;)). Jadi coba latihan nulis dengan dua versi cathar, yang terbuka dan yang tertutup...;)
Ada kalanya kok kita butuh menulis untuk diri kita sendiri...meski tentu baik sekali menulis untuk dibaca orang lain. Siapa tahu banyak manfaatnya ya ;). Met nulis ;)
helvytr wrote on Jun 20, '05
kunyik said
Baca postingannya Mbak Helvy, saya jadi tertarik untuk menulis...
Selama ini ingin sekali... Cuma bingung mau mulai dari mana...
Mungkin emang bener ya... kita start dari MP...
Aku mau sering2 deh... nulis di MP... Thanks lo mbak...

Ayo Nieke...
Hari ini kamu posting banyak tulisan ya...nanti saya mampir deh! ;)
Memang MP ini jadi latihan yang efektif banget! ;)
Thx juga yaaa...
helvytr wrote on Jun 20, '05
jonru said
Wah.. jarang2nya mbak helvy menularkan ilmunya lewat internet. Biasanya lewat jalur darat. Hehehe...
Thanks mbak atas ilmunya, moga bermanfaat bagi kita semua :)

Wah Bang Jonru bisa ajaaa...;)
uswah99 wrote on Jun 20, '05
membaca adalah salah satu aktivitas yang sebenarnya saya sukai. tapi, gak tau kenapa tiap waktu mata ini seperti terbius oleh huruf-huruf dan angka-angka dari buku yang saya baca. Walhasil gak sampai 15 menit pasti saya sudah terbang ke angkasa. ada solusinya gak ya mba helvy?kacau juga nih kalo lama-lama kayak gini.
helvytr wrote on Jun 20, '05
Mbak Helvy, ayo buka kelas online. Bitte!

Kalau gini yang jadi dosennya kudu banyak kan mbak Ira ;))
helvytr wrote on Jun 20, '05
Assalamualaikum wr wb
sebelumnya perkenalkan saya orang baru di sini :)
dan ingin berkenalan dengan bunda dan semua sahabat2 bunda

terima kasih yah bunda atas kiat praktisnya menjadi penulis, semoga bisa memacu saya :)
oh ya bunda jadi nggak ke samarinda tanggal 25-27 Juni ini ?
'Alaikum salam wr wb

Salam kenal kembali ya Fahrul. Terimakasih juga sudah berkunjung. Ya, insya Allah saya dan Faiz tgl 25-27 di Samarinda. Ketemuan ya ;)
(Sebenarnya ke Samarinda itu acara Faiz..., saya menemani saja ;))
helvytr wrote on Jun 20, '05
agungks said
Terima kasih Bunda, saya jadi tau kelemahan saya selama ini yaitu kurang latihan deskripsi dan imajinasi

O ya? Alhamdulillah, sekarang tinggal dibabat tuh sedikit kekurangan, oce? ;)
helvytr wrote on Jun 20, '05
binimam said
TOP bangget deh tulisannya .....jadi semangat nih mo jadi penulis..., point 1, ok memang seneng, point 2 dst perlu banyak belajar...Jazakillah ummi faiz

Alhamdulillah...selamat menulis ya...
helvytr wrote on Jun 20, '05
uswah99 said
membaca adalah salah satu aktivitas yang sebenarnya saya sukai. tapi, gak tau kenapa tiap waktu mata ini seperti terbius oleh huruf-huruf dan angka-angka dari buku yang saya baca. Walhasil gak sampai 15 menit pasti saya sudah terbang ke angkasa. ada solusinya gak ya mba helvy?kacau juga nih kalo lama-lama kayak gini.

Maksudnya baca melulu dan terbawa cerita? ;)
Yaaa...tetap buat jarak antara kita sebagai pembaca dan buku yang kita baca. Ingat kalau sudah terbawa..., jarak...jarak...jarak...;)
iwan95 wrote on Jun 20, '05
Asyik :)
aku save tulisan ini ya mbak :)
pasti berguna....
Terima kasih...
kunyik wrote on Jun 20, '05
helvytr said
Hari ini kamu posting banyak tulisan ya...nanti saya mampir deh! ;)
Iya mbak... Thanks yah...
Kebetulan weekend kemarin gak ada suami, jadi ada spare waktu untuk nulis. Tulisanku dikumpulin, senin pas lunch hour tinggal dipaste di MP.
:))
helvytr wrote on Jun 20, '05

Boleh boleh...Wan ;)
helvytr wrote on Jun 20, '05
kunyik said
Iya mbak... Thanks yah...
Kebetulan weekend kemarin gak ada suami, jadi ada spare waktu untuk nulis. Tulisanku dikumpulin, senin pas lunch hour tinggal dipaste di MP.
:))

nah keren nih. Ada waktu luang dikit, nulis...trus tinggal di copy paste aja di MP ya...;))
ti2n wrote on Jun 20, '05
Makasih banget Bunda atas kiat-kiatnya ^_^
akan coba saya praktekkan deh....
tapi yang sulit tuh.. baca buku!
dooh...saya pemalas bangettt...
apalagi nggak mudah mendapatkan buku2 di sini....hiks!
yang ada tulisan dalam huruf kanji.. huuuwaaaa.. gimana mau baca... :((

tapi, baca2 jurnal di MP ini asik lho.. bisa nambah banyak pengetahuan ^_^
terutama jurnal2nya Bunda tuh....
bundaagnes wrote on Jun 20, '05, edited on Jun 20, '05
Wah makasih banget ya mbak kiat-kiatnya berharga banget nih. Sering-sering dong mbak nulis yang beginian di multiply hehe maunya :-) Mbak...gimana caranya biar bisa baca buku banyak begitu? Aku baca buku 1 aja seminggu nggak kelar2. ngurus rumah, masak, anter jemput anak sekolah, kadang udah nyapein dan nyita waktu mbak, disini kan semua serba sendiri tea mbak :-). tips dong mbak, tips biar bisa baca banyak :-) Ditunggu kiat2nya ya mbak, makasih banyak lo sebelumnya :-)
kangmaman wrote on Jun 20, '05, edited on Jun 20, '05
Sederhana tapi sarat cakrawala makna!!! itu tulisan Mbak Helvy kali ini ;)tapi ampuh banget Mbak Helvy, saya langsung cobain nih resep Mbak Helvy dan Alhamdulillah dalam waktu kurang lebih satu setengah jam dah jadi 1 tulisan di MP-ku. Padahal lagi sibuk-sibuknya dikantor :D (saya nulis habis diwaktu senggang & pulang kantor)

Makasih Mbak Helvy buat tulisannya, jangan bosen-bosen ngasih ilmu ya. Saya akan berusaha untuk bisa belajar nulis setiap hari, walau itu satu paragraf he.. he.. he... (ngamalin ilmu dari mbak helvy... learn to know, learn to do, learn to be).. semoga ilmunya barakah ya Mbak !!!!
wahyu25 wrote on Jun 20, '05
bikin grup menulis fiksi aja mbak, trus orang-orang pada setor tulisan disitu buat dikomentarin bareng2 dan diberi masukan sama mbak helvy.
Yah dikirim ke majalah dan koran khan belum PD jadi dikirim ke MP aja dulu
uswah99 wrote on Jun 21, '05
helvytr said

Maksudnya baca melulu dan terbawa cerita? ;)
Yaaa...tetap buat jarak antara kita sebagai pembaca dan buku yang kita baca. Ingat kalau sudah terbawa..., jarak...jarak...jarak...;)
mmmaksud saya terbang ke alam mimpi mba (he....he.. =)) pzzztt..pzttt..
zirlygita wrote on Jun 21, '05
helvytr said

 Saya suka sekali mengatakan ini: menulis itu sama dengan bermain kungfu! Lho, apa hubungannya? Ya, kita tak akanpernah bisa bermain kungfu bila hanya menontonnya di bioskop dan televisi.Ibaratnya sampai botak sariawan kita pelototi Jet Li setiap hari, kita nggakakan bisa kungfu juga, apalagi sampai taraf mahir. Lalu bagaimana caranya?Tentu saja kita harus latihan kungfu dan agar mahir, kita harus berlatihsungguh-sungguh. Contoh yang lain, bisakah anda menjadi perenang andal tanpapernah menyemplungkan diri hingga basah? Tentu tidak, begitu pula denganmenulis. Untuk bisa menjadi penulis, syarat utama tentu Anda harus menulis!

Banyak orangberkata:  “Saya ingin jadi penulis! Sumpah!”  Tetapi mereka malasmembaca, malas untuk mulai menulis. Sampai kapan pun mereka tak akan jadipenulis. Padahal menulis adalah salah satu bentuk komunikasi dan refleksikecendekiaan seseorang yang dibutuhkan dalam perkembangan orang itu sendiri danmasyarakatnya. Menurut James Peannebaker, menulis bisa menjadi terapi diri atau bahasaawamnya: menghilangkan stress! Dan menurut Abdurahman Faiz, menulis bisamembuatmu menolong orang lain!

Lantasadakah kiat praktis untuk menjadi penulis? Tentu saja ada!

1: Suka membaca

Membacadan menulis mempunyai kaitan yang erat sekali. Untuk bisa menulis dibutuhkan wawasan yang memadai. Wawasan kita akan berkembang  terutamabila kita banyak membaca. Muhammad Iqbal pernah menganjurkan kepada pemuda-pemudi Pakistan,agar dalam seminggu minimal mereka membaca lima buku. Bukan hanya membaca buku yang mereka minati atausesuai dengan bidang yang mereka tekuni, tetapi juga membaca buku lain--- diluar minat dan bidang mereka.  Ini belum termasuk koran dan majalah lho!Tak ada ruginya pula menyempatkan waktu membaca karya para pengarang ternamaserta mempelajari apa kelebihan buku ciptaan mereka.

Oya, membaca yang saya maksud di sini juga berarti membaca apa saja, bukanterbatas pada buku. Bacalah diri, lingkungan, masyarakat,semesta, ini akan sangat membantu anda menjadi penulis yang peka.

2:Mencintai bahasa

Kitatak akan bisa lepas dari bahasa sepanjang hari, selama hidup kita. Bukan itusaja, kerap kali kadar intelektual seseorang diukur pula dari cara iamenggunakan bahasa. Jadi mengapa kita tak mencoba untuk senantiasa mengembangkan kemampuan berbahasa yang baik? Bahkan tahukah anda, ternyata menyenangkan jugamembuka-buka KUBI (kamus Umum Bahasa Indonesia). Di sanamasih banyak kata yang jarang digunakan, padahal cukup indah dan bisa kitapakai untuk tulisan kita.

3:Menulis catatan harian

Mempunyaicatatan harian dan menuliskan apa yang kita pikirkan, kita rasakan atau kitaalami setiap hari di dalamnya menjadi latihan yang efektif bagi mereka yangingin menjadi penulis. Bukan itu saja, siapa tahu kelak anda menjadi orangterkenal dan catatan harian anda dibukukan seperti Anne Frank! Sekarang bahkananda bisa menulis catatan harian anda di blog, multiply, dan website pribadianda. Mengapa tak memulainya?

4:Korespondensi

Samadengan catatan harian, korespondensi juga menjadi latihan yang baik danefektif.  Kita akan terbiasa bercerita atau menuliskan gagasan yangmungkin akan didukung atau dibantah oleh ‘sahabat pena’ kita. Mau tidak mau haltersebut membuat kita terpacu untuk lebih meningkatkan wawasan agar nyambungdengannya. Nah kalau  merasa menulis suratvia pos sekarang sudah tidak masanya, kita tetap bisa mengembangkankorespondensi ini melalui suratelektronik (e-mail). O ya, satu hal. Dulu saya selalu bertanya-tanya,mengapa Kartini begitu berarti bagi negeri ini, hingga harikelahirannya diperingati setiap 21 April? Apa yang membuat dia lebihistimewa dari Dewi Sartika, Cut Nyak Dhien, Cut Meutia, Rasuna Saidatau Christina Martha Tiahahu? Apakah karena peran Kartini bagipendidikan dan kebangkitan perempuan Indonesia? Saya kok ragu.Nama-nama yang saya sebut barusan juga tak kalah hebat. Lalu apa dongsebabnya? Baru kemudian saya tahu: salah satunya pasti karena Kartinimenuliskan pikiran dan perjuangannya! Sedang pahlawan perempuan yangsaya kagumi dan sebut namanya tadi, tidak. Meski hanya bermaksudkorespondensi, akhirnya surat-surat Kartini bisa terbit dalam bentukbuku...  

5:Latihan deskripsi dan imajinasi

Cobalahdeskripsikan kamar Anda secara detil melalui tulisan.  Mudahkah? Latihlahterus kemahiran itu dengan mencoba “melukiskan” ruangan, alam terbuka, orang,benda-benda sekitar dan lain sebagainya.  Lalu kembangkan imajinasi Anda.Saat di pagi hari anda melihat seorang nenek tua menatap anda dari balikjendela rumahnya, anda bisa mulai bertanya-tanya dan menerka banyakkemungkinan. Siapa dia? Apa yang dia inginkan dari anda? Bahagiakah hidupnya?Apa ia punya rahasia masa lalu yang tragis?  Kalau anda tulis,pertanyaan-pertanyaan itu akan menjelma jalinan cerpen atau novel deh! 

6:Hobi meneliti dan berdiskusi

Menulisbukan melulu persoalan ketrampilan berbahasa. Tulisan bisa menjadi lebihberkualitas dengan penelitian. Penelitian sering membuat tulisan kita lebih‘kaya,’ unik dan cerdas.  Begitu pula dengan diskusi. Seringkali kitatemukan hal-hal baru usai kita berdiskusi dengan seseorang. Kita pun bisaberlatih untuk mencoba menuliskan kembali apa saja yang kita diskusikan denganteman kita, misalnya. Dan tiba-tiba, seperti habis membaca banyak buku, kitaakan merasa semakin ‘kaya.’

Demikianbeberapa jurus yang perlu kita coba untuk bisa menjadi penulis yang baik. Takperlu terlalu resah dengan kata ‘bakat’. Bila anda merasa tak berbakat, andatetap bisa menjadi penulis hebat, asal punya tekad dan terus latihan. MochtarLubis bilang, hanya diperlukan 10% bakat dan 90 % tekad serta latihan untukmenjadi penulis yang sukses.  Jadi, selamat menulis ya!


(Helvy Tiana Rosa)
waduh!! ketauwan!

*jadi malu*

:p
lulukmaslachah wrote on Jun 21, '05
Wah.. Makasih nih BUnda Helvy mau sharing kiat praktis menjadi penulis fiksi.. woww.. tapi mendengar kata fiksi? bagiku berat banget nih... :-( daya khayalku udah terbatas banget deh kayaknya...
menulis non fiksi aja susahh banget... gimana nih caranya yah Bunda ?
Point ke5 tuh bagiku yang susah sekaleee... ^_^


ifathobibakna wrote on Jun 21, '05
Vy sayang,
Aku juga lagi mulai nulis lagi neh. Tapi teteup aja nggak pede. malah kalao lihat buku dg tulisanku, rasanya pingin nyungsep aja saking malunya. Apalagi kalau abis baca tulsian org lain, para senior (kayak kamu, Asma, Sakti, mbak Intan, teteh Pipiet dll)... huaaaa... nggak pede abisss! Jadi kali hrs ditambahin satu kiat lagi, pede ngasih ke penerbit, pede ditolak dan diterima dan pede lihat namanya nampang di majalah atau di buku. :)
lelakibiasa wrote on Jun 21, '05
helvytr said
'Alaikum salam wr wb

Salam kenal kembali ya Fahrul. Terimakasih juga sudah berkunjung. Ya, insya Allah saya dan Faiz tgl 25-27 di Samarinda. Ketemuan ya ;)
(Sebenarnya ke Samarinda itu acara Faiz..., saya menemani saja ;))
duh senanngnya bunda mau ketemuan dengan saya :)
bunda minta donk agenda acaranya, jadi saya bisa tahu tempat dan waktu acaranya, karena saya sampai sekarang belum tahu dimana akan dilaksanakan launching acara FLP KIds tersebut, mohon di kirimkan ke email saya lelak1_semesta@yahoo.com
karena saya ingin sekali bertemu dengan bunda dan Faiz yang ganteng :)
zirlygita wrote on Jun 21, '05
helvytr said

 Saya suka sekali mengatakan ini: menulis itu sama dengan bermain kungfu! Lho, apa hubungannya? Ya, kita tak akanpernah bisa bermain kungfu bila hanya menontonnya di bioskop dan televisi.Ibaratnya sampai botak sariawan kita pelototi Jet Li setiap hari, kita nggakakan bisa kungfu juga, apalagi sampai taraf mahir. Lalu bagaimana caranya?Tentu saja kita harus latihan kungfu dan agar mahir, kita harus berlatihsungguh-sungguh. Contoh yang lain, bisakah anda menjadi perenang andal tanpapernah menyemplungkan diri hingga basah? Tentu tidak, begitu pula denganmenulis. Untuk bisa menjadi penulis, syarat utama tentu Anda harus menulis!

Banyak orangberkata:  “Saya ingin jadi penulis! Sumpah!”  Tetapi mereka malasmembaca, malas untuk mulai menulis. Sampai kapan pun mereka tak akan jadipenulis. Padahal menulis adalah salah satu bentuk komunikasi dan refleksikecendekiaan seseorang yang dibutuhkan dalam perkembangan orang itu sendiri danmasyarakatnya. Menurut James Peannebaker, menulis bisa menjadi terapi diri atau bahasaawamnya: menghilangkan stress! Dan menurut Abdurahman Faiz, menulis bisamembuatmu menolong orang lain!

Lantasadakah kiat praktis untuk menjadi penulis? Tentu saja ada!

1: Suka membaca

Membacadan menulis mempunyai kaitan yang erat sekali. Untuk bisa menulis dibutuhkan wawasan yang memadai. Wawasan kita akan berkembang  terutamabila kita banyak membaca. Muhammad Iqbal pernah menganjurkan kepada pemuda-pemudi Pakistan,agar dalam seminggu minimal mereka membaca lima buku. Bukan hanya membaca buku yang mereka minati atausesuai dengan bidang yang mereka tekuni, tetapi juga membaca buku lain--- diluar minat dan bidang mereka.  Ini belum termasuk koran dan majalah lho!Tak ada ruginya pula menyempatkan waktu membaca karya para pengarang ternamaserta mempelajari apa kelebihan buku ciptaan mereka.

Oya, membaca yang saya maksud di sini juga berarti membaca apa saja, bukanterbatas pada buku. Bacalah diri, lingkungan, masyarakat,semesta, ini akan sangat membantu anda menjadi penulis yang peka.

2:Mencintai bahasa

Kitatak akan bisa lepas dari bahasa sepanjang hari, selama hidup kita. Bukan itusaja, kerap kali kadar intelektual seseorang diukur pula dari cara iamenggunakan bahasa. Jadi mengapa kita tak mencoba untuk senantiasa mengembangkan kemampuan berbahasa yang baik? Bahkan tahukah anda, ternyata menyenangkan jugamembuka-buka KUBI (kamus Umum Bahasa Indonesia). Di sanamasih banyak kata yang jarang digunakan, padahal cukup indah dan bisa kitapakai untuk tulisan kita.

3:Menulis catatan harian

Mempunyaicatatan harian dan menuliskan apa yang kita pikirkan, kita rasakan atau kitaalami setiap hari di dalamnya menjadi latihan yang efektif bagi mereka yangingin menjadi penulis. Bukan itu saja, siapa tahu kelak anda menjadi orangterkenal dan catatan harian anda dibukukan seperti Anne Frank! Sekarang bahkananda bisa menulis catatan harian anda di blog, multiply, dan website pribadianda. Mengapa tak memulainya?

4:Korespondensi

Samadengan catatan harian, korespondensi juga menjadi latihan yang baik danefektif.  Kita akan terbiasa bercerita atau menuliskan gagasan yangmungkin akan didukung atau dibantah oleh ‘sahabat pena’ kita. Mau tidak mau haltersebut membuat kita terpacu untuk lebih meningkatkan wawasan agar nyambungdengannya. Nah kalau  merasa menulis suratvia pos sekarang sudah tidak masanya, kita tetap bisa mengembangkankorespondensi ini melalui suratelektronik (e-mail). O ya, satu hal. Dulu saya selalu bertanya-tanya,mengapa Kartini begitu berarti bagi negeri ini, hingga harikelahirannya diperingati setiap 21 April? Apa yang membuat dia lebihistimewa dari Dewi Sartika, Cut Nyak Dhien, Cut Meutia, Rasuna Saidatau Christina Martha Tiahahu? Apakah karena peran Kartini bagipendidikan dan kebangkitan perempuan Indonesia? Saya kok ragu.Nama-nama yang saya sebut barusan juga tak kalah hebat. Lalu apa dongsebabnya? Baru kemudian saya tahu: salah satunya pasti karena Kartinimenuliskan pikiran dan perjuangannya! Sedang pahlawan perempuan yangsaya kagumi dan sebut namanya tadi, tidak. Meski hanya bermaksudkorespondensi, akhirnya surat-surat Kartini bisa terbit dalam bentukbuku...  

5:Latihan deskripsi dan imajinasi

Cobalahdeskripsikan kamar Anda secara detil melalui tulisan.  Mudahkah? Latihlahterus kemahiran itu dengan mencoba “melukiskan” ruangan, alam terbuka, orang,benda-benda sekitar dan lain sebagainya.  Lalu kembangkan imajinasi Anda.Saat di pagi hari anda melihat seorang nenek tua menatap anda dari balikjendela rumahnya, anda bisa mulai bertanya-tanya dan menerka banyakkemungkinan. Siapa dia? Apa yang dia inginkan dari anda? Bahagiakah hidupnya?Apa ia punya rahasia masa lalu yang tragis?  Kalau anda tulis,pertanyaan-pertanyaan itu akan menjelma jalinan cerpen atau novel deh! 

6:Hobi meneliti dan berdiskusi

Menulisbukan melulu persoalan ketrampilan berbahasa. Tulisan bisa menjadi lebihberkualitas dengan penelitian. Penelitian sering membuat tulisan kita lebih‘kaya,’ unik dan cerdas.  Begitu pula dengan diskusi. Seringkali kitatemukan hal-hal baru usai kita berdiskusi dengan seseorang. Kita pun bisaberlatih untuk mencoba menuliskan kembali apa saja yang kita diskusikan denganteman kita, misalnya. Dan tiba-tiba, seperti habis membaca banyak buku, kitaakan merasa semakin ‘kaya.’

Demikianbeberapa jurus yang perlu kita coba untuk bisa menjadi penulis yang baik. Takperlu terlalu resah dengan kata ‘bakat’. Bila anda merasa tak berbakat, andatetap bisa menjadi penulis hebat, asal punya tekad dan terus latihan. MochtarLubis bilang, hanya diperlukan 10% bakat dan 90 % tekad serta latihan untukmenjadi penulis yang sukses.  Jadi, selamat menulis ya!


(Helvy Tiana Rosa)
kok ke'quote' semua begitu yah???

aku cuma mo quote yang di bawah ini kok

"Banyak orang berkata: “Saya ingin jadi penulis! Sumpah!” Tetapi mereka malas membaca, malas untuk mulai menulis"

kadang males
kadang semangat

kalo pun lagi semangat baca,
ngga pernah bisa anteng di satu buku,
pasti pindah pindah buku
akhirnya ngga ada yang beres
ngga ada yang terbaca dengan sempurna
hiks

:p
helvytr wrote on Jun 21, '05
ti2n said
tapi, baca2 jurnal di MP ini asik lho.. bisa nambah banyak pengetahuan ^_^
terutama jurnal2nya Bunda tuh....

Titin bisa aje...
alhamdulillah ye kalo bermanfaat.
Maap aye jadi jakarte banget. Maklum dah lagi miladnye kote jakarte nih ;))
(tapi hiks makin carut marut ye...)
helvytr wrote on Jun 21, '05
tips dong mbak, tips biar bisa baca banyak :-) Ditunggu kiat2nya ya mbak, makasih banyak lo sebelumnya :-)

Waduh Nes...saya juga suka keteteran target baca buku 3 dalam seminggu. Kenapa Iqbal nggak ya? Kan dia juga sibuk? ;). Pokoknya kiat pertama, beli or pinjam buku menarik. Kiat ke dua, kemana pun pergi minimal bawa satu buku sehari. Usahakan selesai hari itu (bisa dengan sistem baca cepat kan? Nggak harus mendetail semua dibaca ;)) gitu lho...;)
helvytr wrote on Jun 21, '05
Sederhana tapi sarat cakrawala makna!!! itu tulisan Mbak Helvy kali ini ;)tapi ampuh banget Mbak Helvy, saya langsung cobain nih resep Mbak Helvy dan Alhamdulillah dalam waktu kurang lebih satu setengah jam dah jadi 1 tulisan di MP-ku. Padahal lagi sibuk-sibuknya dikantor :D (saya nulis habis diwaktu senggang & pulang kantor)

Masya Allah, dahsyat juga, Man! Senang mendengarnya! Terus menulis ya....;)
helvytr wrote on Jun 21, '05, edited on Jun 21, '05
wahyu25 said
bikin grup menulis fiksi aja mbak, trus orang-orang pada setor tulisan disitu buat dikomentarin bareng2 dan diberi masukan sama mbak helvy.
Yah dikirim ke majalah dan koran khan belum PD jadi dikirim ke MP aja dulu
Boleh, boleh. Andrie yang koordinir? Or nanti saya ajak teman-teman FLP untuk terlibat membuat semacam kelas menulis fiksi di internet ya...;). Bang Jonru gimana nih?

Tapi soal kirim ke koran, majalah...pede aja lagi? Kenapa nggak, di internet juga, di media cetak juga ;D
helvytr wrote on Jun 21, '05
Wah.. Makasih nih BUnda Helvy mau sharing kiat praktis menjadi penulis fiksi.. woww.. tapi mendengar kata fiksi? bagiku berat banget nih... :-( daya khayalku udah terbatas banget deh kayaknya...
menulis non fiksi aja susahh banget... gimana nih caranya yah Bunda ?
Point ke5 tuh bagiku yang susah sekaleee... ^_^

Karena susah makanya perlu dilatih ;). Tapi sebenarnya latihannya mudah banget kok dek...tinggal mengamati dan memikirkan...;)). Or coba nulis ala chicken soup 4 the soul aja. Yang nyata sehari-hari dan menyentuh. Kamu udah bisa kan yang seperti itu? Mbak liat di MP mu dah cukup oke ;). Nanti bisa berkembang sendiri ke fiksi kalau sering latihan. Begitu pula sebaliknya...;)))
helvytr wrote on Jun 21, '05
Jadi kali hrs ditambahin satu kiat lagi, pede ngasih ke penerbit, pede ditolak dan diterima dan pede lihat namanya nampang di majalah atau di buku. :)

Ipe! Dikau tuh tulisannya sudah bagus...jangan gitu deh (*sambil melotot nih* ;))
Oh iya, betul kiat tambahannya...tetap pede itu! Jazaakillah ya ditambahkan, aku agak lupa tuh ;))
helvytr wrote on Jun 21, '05
duh senanngnya bunda mau ketemuan dengan saya :)
bunda minta donk agenda acaranya, jadi saya bisa tahu tempat dan waktu acaranya, karena saya sampai sekarang belum tahu dimana akan dilaksanakan launching acara FLP KIds tersebut, mohon di kirimkan ke email saya lelak1_semesta@yahoo.com
karena saya ingin sekali bertemu dengan bunda dan Faiz yang ganteng :)

Rul yang "lelaki biasa" (kayak judul bukunya Asma Nadia neh ;))
acaranya hari ahad pkl 09.00 di Ballroom Hotel Grand Victoria, Samarinda...;)
helvytr wrote on Jun 21, '05, edited on Jun 21, '05
kalo pun lagi semangat baca,
ngga pernah bisa anteng di satu buku,
pasti pindah pindah buku
akhirnya ngga ada yang beres
ngga ada yang terbaca dengan sempurna
hiks
Dek, yang dimaskud terbaca dengan sempurna apa? Utuh detil gitu? Nggak usah sedih, hakikat baca buku kan kita mengerti inti buku tersebut dan tahu jelas buku itu menyampaikan apa. Itu bukan? :)). Memang kita butuh buku menarik yang bisa "menahan" kita hingga selesai menamatkannya ya...;)

Btw...yang kutipan panjang ini..., bolehkah minta tlg diedit? ;))
Luv...
lelakibiasa wrote on Jun 21, '05
helvytr said

Rul yang "lelaki biasa" (kayak judul bukunya Asma Nadia neh ;))
acaranya hari ahad pkl 09.00 di Ballroom Hotel Grand Victoria, Samarinda...;)
iya bunda saya pakai nama lelaki biasa karena terinspirasi dari buku-buku yang saya baca :) kalau lelaki biasa dari bukunya mbak asma kalau lelaki semesta dari karangan bunda sendiri kan :) gpp kan bunda...

hari ahad berarti tanggal 26 ya bunda, tanggal 25 dan tanggal 27 nya ngisi acara dimana bunda ?
oh ya kalau saya boleh tahu acara ini untuk umum atau dikenakan charge masuk, karena saya ingin bawa temen2 saya, saya ingin memperkenalkan kepada mereka bunda dan Faiz
helvytr wrote on Jun 21, '05

Acaranya hari ahad aja dek. Sabtu sore kami tiba, senin siang dah pulang. Wah mbak nggak tahu pakai biaya atau tidak. Nanti tanya panitia yaaa...

NB: tapi kalau mau ketemu yang pasti selalu gratis dong ;)
lelakibiasa wrote on Jun 22, '05
helvytr said

Acaranya hari ahad aja dek. Sabtu sore kami tiba, senin siang dah pulang. Wah mbak nggak tahu pakai biaya atau tidak. Nanti tanya panitia yaaa...

NB: tapi kalau mau ketemu yang pasti selalu gratis dong ;)
ok dech bunda :)
insyyallah minggu pagi jam 9.00 saya akan hadir di acara tersebut, saya ingin sekali bertemu dan berbicara dengan bunda, dan tentu saja ingin sekali mencubit pipinya Faiz yang tembem.. GEmezzzzzz hehehhe boleh ngak dek.... :p
hafidah wrote on Jun 22, '05, edited on Jun 22, '05
thanks tips nya mbak, sangat membantu sekali...fida akan mulai belajarr nih..diharapkan sekali komentar mbak helvy di tulisanku. muach..muachh..buat mbak :)
indrayogi wrote on Jun 22, '05
helvytr said
2: Mencintai bahasa
Bunda makasih ya tipsnya, kayanya saya kurangnya di point nomer dua ini deh hehe kalo point yang lain sudah dan terus dilakukan :).Makasih ya bunda
bundaagnes wrote on Jun 22, '05
Mbaaak...

Kalo gitu bagi tips membaca cepatnya duong.... hehe ngelunjak ya aye hi hi ikut2an mbak helvy nih betawian, dlm rangka ultah jakarta neh :-)
helvytr wrote on Jun 22, '05
hafidah said
thanks tips nya mbak, sangat membantu sekali...fida akan mulai belajarr nih..diharapkan sekali komentar mbak helvy di tulisanku. muach..muachh..buat mbak :)

Fida sayang, sama-sama ya.
Terus menulis! ;)
Mmmuaah juga ah ;)
helvytr wrote on Jun 22, '05
Bunda makasih ya tipsnya, kayanya saya kurangnya di point nomer dua ini deh hehe kalo point yang lain sudah dan terus dilakukan :).Makasih ya bunda

Oke, Ndra...jadi met mencintai bahasa yaaa ;)
helvytr wrote on Jun 22, '05
Mbaaak...

Kalo gitu bagi tips membaca cepatnya duong.... hehe ngelunjak ya aye hi hi ikut2an mbak helvy nih betawian, dlm rangka ultah jakarta neh :-)

Oke ntar coba ditulis di sini yaaa
saya juga diajarin mas Tomi...
(atau nanti kita minta mas Tom posting di MP nya yaaa ;))
nengeuis wrote on Jul 12, '05
kiat-kiatnya oke bgt mba...thx a lot, jkk
mulai sekarang harus latihan dan harus PD !!! (minimal nulis di multiply :D)
helvytr wrote on Jul 12, '05

Benar Euis...,
ayo kita manfaatkam MP sebagai sarana latihan yang efektif ;))
alangbabega wrote on Aug 9, '05
mbak, kalo ada waktu tulisan kita dikomentari yah???
helvytr wrote on Aug 9, '05
mbak, kalo ada waktu tulisan kita dikomentari yah???

Insya Allah setelah di rumah pasang telp dan rutin OL lagi, akan saya sempatkan, biar sedikit juga ;)

Sekarang masih harus curi-curi waktu ke warnet dek.
Ok sekses ya dan terus menulis! ;)
yenia wrote on Aug 12, '05
Terima kasih mbak Helvy, saya jadi semangat lagi nih
helvytr wrote on Aug 19, '05

Oke Yen...terus semangat dalam berkarya ya! ;)
lawabiroe wrote on Jan 3, '06
duh,, akhirnya mampir ke sini,, kabar Faiz gimana mbak? ,, kalo Faiz ga bikin puisi, ga mungkin deh aku kenal mbak Helvy,, hehehe
helvytr wrote on Jan 11, '06

He he he anaknya lebih dikenal ya ;D
Faiz alhamdulillah baik...thx ya perhatiannya....
mamaayya wrote on Jan 13, '06
Saya salah satu dari sekian banyak fans berat Mbak Helvy dan Faiz. Bahkan bisa menangis terharu baca pusinya Faiz.
Tulisannya bagus banget, Mbak Helvy...Saya jadi terpacu untuk jadi rajin nulis. Soalnya suka macet,Mbak... macettt....

helvytr wrote on Jan 24, '06

Hwaaaa, Fauziah sayang!
Kemacetan itu bisa diatasi dengan tekad kuat dan latihan rutin! Ayo danjangan pernah menyerah ya! Semua orang bisa menjadi penulis! Luv
brilli wrote on Mar 21, '06
Dalam kealpaan diri kumelangkah tanpa arah....
Kesemuan membayangi setiap tatapan yang kudapat,
Kini secercah cahaya memercik membahagiakan...
Dengan sedikit arah kini kutemukan...

Semangat itu dapat membuatku menulis kembali.

*makasyi pencerahannya m'Helvy....*
helvytr wrote on Mar 21, '06

Brili, kamu bisa banget dong! ;)
brilli wrote on Mar 21, '06
:o) m'Helvy memang pembangkit semangat yang TOP!!!
*yg B rasa*
helvytr wrote on Mar 21, '06

Masa seh? Belajar semangat juga dari beberapa pertemuan denganmu dek ;D
brilli wrote on Mar 21, '06
hmmm.... lemme think it over..... hmmm.... u had growing my spirit up to writting, sist.... :o)
brilli wrote on Mar 21, '06
yaaahh.. m'Helvy dah off..... B masyi dikantor.... yg lain dah ada yg pada lesai nonton.... hikzz...
hehehe..... SLOGAN MPers...: "SEMANGAAATTT!!!!"
helvytr wrote on Mar 21, '06

Semangattt! Weiiiii, OL lagi say!
Ni kapan pulangnya seh? Dah malan say...titi dj ya...eh kalau malam Titi Kamal ding! ;p
brilli wrote on Mar 21, '06
Hhehheee..... B masyi dikantooor ni m'Helvy... hehehe... bentar lagi mo pulang... n istirahat bentar bru balik ngantor lagee... hehehee.... :o) SEMANGAATT!!!!!
helvytr wrote on Mar 22, '06

Sekarang pasti dah di kantor lagi?
He he he iseng banget seh? ;p
ferryzuljanna wrote on May 17, '06
Kiat ini saya simpan dan bolak balik saya baca.
Terima kasih mbak Helvy.
vin4 wrote on Sep 10, '06
Bundaa.. lama g bisa main ke rumah ini, dan tau-tau sudah di charge lagi negh. terima kasih banyak ya bunda ^__^
mizakisakina wrote on Dec 20, '06, edited on Dec 20, '06
Lagi dong ilmunya mbak...soalnya saya lagi suka-sukanya menulis nih...jadi masih mau baca yang banyak "kiat menulis"nya...Jazaakillah...
priscamuanizz wrote on Jan 11, '07, edited on Jan 11, '07
Assalamu'alaikum mbak helvy yang cantik...

Aku mau nanya nih. Gimana kalo ada orang yang menuntut kita untuk mengganti gaya kepenulisan kita? Padahal itu ciri khas yang ingin kita tonjolkan, tapi ada aja yang nggak suka. Katanya kurang misinyalah, jenis ceritanya nggak cocok sama kitalah, dan lain-lain. Hiks. Jazakillah.
alqazzam wrote on Feb 5, '07
Assalaamu'alaikum Wr. Wb.
Ummi, bolehkah ana memanggil bunda dengan Ummi?
gini... ana 20 tahun, ya.. masih awam sih ama yang namanya menulis, apalagi mengarang (sama yach?) ana ketarik dan punya harapan juga tuk jadi seorang penulis handal yang dapat mengeluarkan karyanya melalui buku-buku itu lho... kayak: al-Qharni, yusuf al Qhardawi, hasan al-bana, dll. apalagi karya kita itu dapat kita perlihatkan pada ortu kita sebelum mereka 'pulang' ke Rahmatullah..

selama belajar, ana tersandung batu.. ana g' punya modal tuk beli buku bacaan, yang bisa ya.. pinjam-pinjam aja ma orang lain, tapi Alhamdulillah pengetahuan ana sudah cukup banyak koq dari membaca. dan sekarang ana lagi coba-coba tuk menulis lagi, tapi yang ditulis itu kebanyakan referensinya bukan dari bacaan/buku tapi dari pengalaman hidup, imajinasi dan pikiran aja, gimana ya Ummi... bagus nggak klo hasil tulisan kita hanya dari hasil analisa dan persepsi kita?
walau sih hanya masih belajar doank???

makasih ya Ummi, moga Bacaan ISlami semakin maju dan banyak.. Amiinn..

Wassalaamu'alaikum Wr. Wb

salam Mujahid untuk Ummi Helvy, Ikhwan dan Akhwat smua...
snataly wrote on Feb 6, '07
Kak Evy, Yaaa ampunnn.. ini bener kan kak Evy kakak kelasku yg si SMP78?..kak Evy yg kakaknya Rani yg berambut panjang??? dulu kalian berdua penggemar berat penyanyi Julius Sitanggang?.. benerkan??? APa Kabar kak Evy??.. eh maaaffff ya sodara2.. kangen oi ketemu temen lama & kakak yg manissss & baek hati..eh kak Evy bales dong via PM & kudu cerita yg lengkap ya kak.. trus congrat ya buat si baby kecil.. bisou, Susy NH Tambunan
mata1 wrote on May 24, '07, edited on May 24, '07
Helvy Tiana Rosa, aku sering denger namanya sewaktu masih sekolah dulu tahun '80an di stasion radio yang ada di Senen. Karena aku suka namanya, aku juga kirim-kirim buat request, padahal aku belum tahu orangnya. Aku salut karena Helvy sekarang sudah jadi orang ngetop. Aku doakan semoga karya-karyanya terus berkibar. Aku bisa nyangkut di blog ini, karena kangen masa-masa kecil waktu di Jakarta yang aku gak bisa dapati lagi di Australia. Sukses Helvy...

Rahmat N.S
anaspunya wrote on Jul 6, '07
wah bagus neeh!
airhujan wrote on Sep 11, '07
assalamu'alaikum... salam kenal m'Helvi. terimakasih kiat2nya. saya sedang belajar menjadi penulis
gadog205 wrote on Oct 14, '07
Terimakasih kiatnya bu, insya Allah akan dipraktekkan.
maman89 wrote on Nov 15, '07
ass. AF I bagaimana caranya merangsang kemampuan untuk mendeskripsikan dalam menulis novel. wasalam
maci27 wrote on Feb 12, '08
Syukron Mbak HTR atas infonya. Saya catat ya!
tianarief wrote on Feb 12, '08, edited on Feb 12, '08
wah, hampir semuanya udah dilakukan mbak (kecuali no 1 & 5), tapi kok nggak bisa-bisa bikin karya fiksi... :(
tianarief wrote on Feb 12, '08
makasih infonya mbak helvy, saya print untuk dibaca ;)
walilaskar wrote on Mar 19, '08
than's banget bunda 'tuk infonya....:) jadi ikut2an panggil bunda dech?? btw spa sich yg ngawali panggilan tsb...??? yuuuuhuuuu.....:)
maci27 wrote on Mar 20, '08
terima kasih ya, Mbak HTR atas tausiyah kepenulisannya. :)
umarmuhandis wrote on May 6, '08
Muhandis@Lembang-Saya baru saja membuka blognya Ibu Helvy. Dan saya baru juga membaca tulisan beliau. Kata demikata yang beliau tulis serasa beliau langsung berbicara kepada kita, komunikatif dan fresh lah. Nah ini yang ingin saya tanyakan. Bagaimana cara mengasah kemampuan menulis selancar kita berbicara. Gitu aja bu. Hatur nuhun...
dikapink wrote on Jun 11, '08
cuma pede nulis di multiply, blogspot aja *itu juga curahan hati doank* hihihi

mauuuuuuuuuuu belajarrrrrrrrr nulis fiksiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
pangerans wrote on Aug 4, '08
makasih ilmunyahh
ariawati wrote on Dec 14, '08
wah, gak sia-sia deh baca tulisan ini. Pas banget kondisinya lagi ragu.. Tapi sekarang dah gak lagi.. semangat!!! makasih ya mbak:)
dayathi76 wrote on Apr 10, '09
bagus jadi motivasi buu..
desthaonly wrote on Jun 6, '09
Asiik... ini dia sungguh aplikatif bisa langsung praktek, gak perlu mikir alur (hehee) makasih mbak
fajriedwar wrote on Dec 27, '09
maksih banget bu. selama ini aku ingin mencoba menulis, tapi selalu gagal sebelum sempat menulis karena mengingat kekurangan, tidak percaya diri, merasa tulisan tidak terlalu menarik. tulisan diatas membuat ku akan sadar, tak seharusnya harus sempurna. aku ingin bercerita lbh banyak lg, tapi fasilitas comment ini terbatas karakter. aku ingin belajar banyak bu... Trims
hsibnu wrote on Apr 10, '10
Assalamu'alaikum, Mbak. Tulisan ini boleh saya bagi buat adik-adik saya yang lain? Wass,ww (Ibnu HS)
anharelluary wrote on Nov 3, '10
Semoga langsung di praktekkan Bunda,,:-)
Add a Comment
   
© 2012 Multiply · English · About · Blog · Terms · Privacy · Corporate · Advertise · API · Help · Sitemap

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.